terkini54 mnt lalu · 1 MNT BACA

Norwegia salurkan bantuan kemanusiaan Rp234 miliar untuk Palestina

Oleh ANTARA
Kamis, 24 September 2026 · 17.10 WIB
Warga terlihat di jalanan dengan bangunan-bangunan yang hancur akibat serangan militer Israel di Kota Gaza, Palestina, Minggu (19/10/2025). ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad/aa.
Warga terlihat di jalanan dengan bangunan-bangunan yang hancur akibat serangan militer Israel di Kota Gaza, Palestina, Minggu (19/10/2025). ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad/aa.Foto: ANTARA

Ringkasan AI

Norwegia mengalokasikan bantuan kemanusiaan sebesar 13 juta dolar AS (sekitar Rp234 miliar) untuk Palestina, kata…

Moskow (ANTARA) - Norwegia mengalokasikan bantuan kemanusiaan sebesar 13 juta dolar AS (sekitar Rp234 miliar) untuk Palestina, kata Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide.

"Kebutuhan akan dukungan internasional untuk Palestina kini semakin mendesak. Oleh karena itu, kami menyalurkan NOK 125 juta (krone Norwegia) ke Palestina melalui saluran PBB dan Bank Dunia, termasuk dukungan anggaran untuk sektor publik Palestina," kata Eide dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Norwegia pada Kamis.

Sebelumnya pada 9 Oktober 2025, Israel dan Hamas, dengan mediasi Mesir, Qatar, Amerika Serikat, dan Turki, mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, yang difinalisasi dalam KTT Sharm el-Sheikh pada 13 Oktober.

Kesepakatan tersebut mengatur gencatan senjata, pembebasan sandera di Gaza dengan imbalan tahanan Palestina, peningkatan bantuan kemanusiaan, serta penarikan pasukan Israel secara bertahap. Namun, implementasi kesepakatan tersebut masih belum tuntas.

Kedua belah pihak dikabarkan sejumlah media tidak bersepakat terutama mengenai urutan langkah selanjutnya.

Israel menuntut perlucutan senjata Hamas sebelum penarikan pasukan lebih lanjut, sementara gerakan Palestina tersebut menegaskan bahwa serangan Israel harus dihentikan terlebih dahulu, pasukan ditarik, dan kewajiban kemanusiaan dipenuhi.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca di ANTARA News
0%